APA ITU FEATURE TELEVISI

Mustika Ranto Gulo, ST., M.IKom

DSC00074
Mustika Ranto Gulo, ST., M.IKom

Jelaskan pendapat anda tentang perdebatan bahwa features pada acara-acara televisi disebutkan sebagai acara ringan yang menghibur. Namun pendapat lain mengatakan bahwa program yang termasuk hard news antara lain (1) straight News, (2) features dan (3) infotaiment. Berarti masuk kategori acara hard news (acara yang bernilai keras – serius dan menyita pikiran untuk menerima informasi tersebut.

Sedangkan soft news berita dengan corak menghibur adalah biasanya berupa berita ringan atau bisa berupa berita yang mengandung konflik yang menegangkan namun dikemas dengan pemilihan materi visual dan penyusunan gambar yang tidak menonjolkan sisi-sisi keras yang menegangkan dengan narasi yang agak umum. Program televisi dengan bentuk sajian soft news antara lain (1) current affair, (2) magazines, (3) talk show dan (4) documentary. (Fred Wibowo, 1998: 136), jelaskan!

BACA JUGA (LeSPI, 1999-2000) bahwa Feature adalah tulisan hasil reportase (peliputan) mengenai suatu objek atau peristiwa yang bersifat memberikan informasi, mendidik, menghibur, meyakinkan, serta menggugah simpati atau empati pembaca atau audiens. Feature bersifat Non fiksi, mengandung nilai seni yang tinggi karena dihasilkan oleh sebuah penulisan yang mengandung nilai subjetif penulis. Tujuannya adalah hiburan.

Feature memiliki ciri khas yaitu melukiskan kembali peristiwa masa lalu secara lengkap misalnya mengungkap peritiwa “PEMBUNUHAN DAN PEMERKOSAAN” dimana pengulasan berita itu dimulai sejak peritiwa pembunuhan, pengungkapan motif, proses hukum – menjatuhkan vonis kemudian sikap dari pelaku (perhatikan unsur edukasi karena ada sesi penyesalan dan meminta maaf kepada keluarga korban) dan sebagai closing adalah pendapat psikolog (sebagai unsur LEAD pada cerita ini, daya tarik yang kuat dan membuat orang penasaran kemudian dipuaskan).

Selain mengandung nilai humanism juga mengandung nilai akademik yang sangat berguna pada masa depan generasi berikutnya, sehingga jika diputar ulang berkali-kali pun masih update.

Bukan fiksi, isi dari features bukan cerita fiksi sehingga penulis dapat mempertanggungjawabkan juga isinya. Namun, isinya dapat disisipkan hal-hal yang menarik dari sisi produksi, mungkin karena adanya kreatifitas penulisan naskah sehingga  tidak bisa dipungkiri adanya masukan ‘gimmick’ untuk meredam ketegangan.

Pesan yang terkandung di dalam FEATURE adalah mengingatkan kembali sehingga harus dikemas semenarik mungkin agar tidak menimbulkan kebosanan. Namun, hati-hati sekali isinya bukanlah kategory dokumenter murni, misalnya profil seseorang tokoh sejak lahir sampai berkarya dan lalu menghilang. Feature juga berbeda dengan dokumenter.

Daya tarik dalam Feature adalah mengandung tujuan membuktikan sesuatu peristiwa yang dulu misteri di tengah-tengah masyarakat dan sekarang diungkap dengan gaya yang khas dan ringan. Sehingga daya tariknya adalah menyimpulkan sementara peristiwa yang menjadi perdebatan di media di masa yang lalu.

Kembali saya pertanyakan “mengapa Feature di Kategorikan sebagai hiburan ringan? Sementara beberapa buku-buku menuliskannya sebagai bagian dari Hard News?