PENGANTAR ILMU KOMUNIKASI (UAS 2)

Dalam teori Ilmu Komunikasi terdapat fungsi utama bahasa yang dapat dipakai sebagai pedoman di dalam tindakan manusia, di antaranya adalah fungsi : pribadi, kontrol, referensial, imajinatif, dan manajemen identitas. Jelaskan dan berikan contoh (30).

Michael Alexander Kirkwood Halliday (MAK Halliday) yang telah menemukan dan mengembangkan teori kebahasaan tersebut. Ia merupakan salah seorang murid dari Firth, seorang ahli bahasa yang mengembangkan aliran Firth, guru besar di Universitas London, dimana Halliday belajar.

Sebagai penerus Firth dalam bidang kemasyarakatan bahasa serta pada sebuah karangannya Categories of the Theory of Grammar, Halliday mengembangkan suatu teori linguistik, yang mula-mula dikenal sebagai Neo-Firthian Linguistics atau Scale and Categories Linguistics. Namun dikemudian waktu, muncul nama baru untuk teori ini, Systemics Linguistics (dalam bahasa Indonesia disebut Linguistik Sistemik).

Sebelum menjelajah dunia linguistik dan mengembangkan tata bahasa fungsional sistemik (systemic functional grammar) yang tersohor itu, awalnya ia belajar bahasa Cina. Ia belajar di bawah bimbingan Luo Changpei di Universtitas Peking dan kemudian di bawah bimbingan Wang Li di Universitas Lingnan. Di Universitas Peking, ia menjadi pelajar di departemen Bahasa Cina dan mengajar di departemen Bahasa Inggris. Di bawah bimbingan Wang Li, seorang ahli fonetik bahasa Perancis dan ahli dialek Cina, ia mendapat semua pengetahuan mengenai  fonetik, fonologi, dan sosiolinguistik – gagasan keseluruhan bahasa di dalam konteks sosial dan budaya. Semua pengetahuan awal itu, katanya dalam sebuah wawancara dengan G. Kress, R. Hasan and J. R. Martin, adalah kontribusi dari Wang Li. Di bawah bimbingan Wang Li ini juga ia mulai membaca beberapa karya Firth dan tertarik dengan Linguistik Praha.

Penelitian yang ia lakukan dengan Wang Li, yaitu tentang dialek Mandarin dan Kanton, sedianya akan ia pergunakan untuk mendapatkan gelar Ph.D. di bawah bimbingan Firth sementara ia masih mengajar di departemen Bahasa Cina di SOAS (School of Oriental and African Studies), Universitas London. Namun, semuanya berantakan. Itu karena ia menolak untuk berjanji bahwa ia tidak akan menjadi anggota partai komunis – waktu itu (1950) adalah puncak McCarthyisme (sebuah tindakan politik berupa tuduhan tanpa bukti atas ketidaksetiaan, penghianatan, subversi. Istilah ini dikhususkan pada era 40an-50an di Amerika, masa meningginya ketakutan akan pengaruh komunisme di Institusi Amerika. Isme ini juga berpengaruh sampai ke Inggris, terutama SOAS yang mendidik para diplomat luar negeri). Bagaimanapun, ia telah memperoleh beasiswa sehingga mereka mengirimnya ke Cambridge.

MRG (KISI_KISI UAS)