Jawaban UTS PIK no.2

Contoh contoh 7 Tradisi Komunikasi menurut Steven W. Littlejohn

  1. Tradisi Sosio-psikologi : Tradisi ini menggambarkan manusia tidak akan bisa hidup menjadi manusia individu. Manusia selalu menjadi mahluk sosial. Yang selalu membutuhkan orang lain untuk melangsungkan hidupnya. Contoh dari tradisi ini sebelumnya sudah di jelaskan pada halaman sebelumnya. Untuk mengingat kembali, kita ulangi cerita singkat sebagai contoh tradisi Sosio-psikologi ini. Berikut ceritanya “Pada suatu hari ada seseorang dihutan yang ingin mendorong batu besar. Karna batu tersebut amat lah besar, ia pun kesulitan. Ia selalu gagal mendorong batu besar tersebut dengan seorang diri. Tidak lama kemudian ia melihat seseorang dari kejauhan yang mirip dengan nya. kemudian ia melambai-lambaikan tangannya menggunakan bahasa isyarat atau bahasa tubuh dengan maksut memanggil untuk meminta bantuan kepada orang tersebut (orang kedua) . Lalu orang dari kejauhan tersebut pun datang, orang pertama pun mempraktekan kepada orang kedua apa yang dimaksut orang pertama memanggil orang kedua. orang kedua pun mempraktekan apa yang dipraktekan orang pertama. Kemudian ia berhasil dan merayakan keberhasilan mereka” Dari cerita tersebut, orang pertama tidak bisa mendorong batu besar sendirian. Dari situlah, tradisi sosio-psikologi ini dimulai.
  2. Tradisi Sibernetika ( Komunikasi untuk memproses informasi ) : Contoh dari tradisi sibernetika ini sangat lah umum, salah satunya yaitu saat orang memiliki handphone untuk mendapatkan serta memproses informasi dari rekan atau sumber – sumber lainnya.
  3. Tradisi Retorika ( Komunikasi sebagai seni bicara didepan umum) : Contoh nya seorang proklamator yaitu soekarno dapat menghipnotis seluruh audience/ pendengarnya saat ia berpidato. Atau juga bisa dilihat dari seorang dosen yang dapat menarik perhatian mahasiswanya.
  4. Tradisi Semiotika ( Komunikasi sebagai proses berbagi makna melalui tanda) : Contoh tradisi ini yaitu seorang wanita menggunakan jilbab, yang menandakan bahwa ia seorang muslim. Bendera kuning menandakan bahwa ada yang sedang berduka cita. Ada juga seorang laki laki yang menggunakan salib, dan menandakan bahwa ia adalah seorang kristiani.
  5. Tradisi Sosio-Kultural ( Komunikasi adalah ciptaan realitas sosial ) : Contoh nya, Pada zaman dahulu yang paling dihormati disuatu desa yaitu orang yang sudah tua atau sepuh, namun sekarang telah berubah. Yang dihormati pada zaman sekarang yang mempunyai jabatan tinggi, mempunyai konektivitas ke internet yang cepat atau kuota yang banyak atau besar. Pada zaman dahulu juga orang mengirim uang melalui wesel pos, tetapi pada zaman sekarang yang canggih, modern ini hanya melalui ATM. Bisa juga hanya dengan mendownload applikasi e-banking yang kita punya lalu ikuti petunjuk – petunjuknya.
  6. Tradisi Kritis ( komunikasi sebagai cerminan tantangan atas percakapan yang tidak adil ) Tradisi Kritis menjadikan manusia cenderung lebih berani untuk menanggapi tentang segala sesuatu hal yang sedang terjadi. Contoh tradisi kritis yaitu, Jika dahulu sedang ada pemadaman listrik dari PLN kita hanya bisa menunggu nyala kembali, tetapi pada saat ini kita akan protes kepada PLN dengan menelfonnya dan meminta untuk segera mengatasinya.
  7. Tradisi Fenomenologis ( komunikasi sebagai pengalaman diri dan orang lain melalui percakapan ) Pada baru baru ini walikota solo mewajibkan untuk menggunakan jilbab untuk yang muslim. Warga solo pun mempertanyakan apa yang  menjadi penyebab walikota solo membuat peraturan tersebut. Setelah dicari tahu, terbongkar semuanya. Yaitu karna istri dari walikota solo memiliki toko atau butik terbesar disolo. Dengan maksut agar warga solo membeli dan menggunakan jilbab dari toko istri walikota solo tersebut.