ETIKA KOMUNIKASI (1)

Mustika Ranto Gulo, ST, M.IKom, membagi Etika Komunikasi, 5 bagian besar berdasarkan Norma dalam model relasi (Relation Model) yakni :

  1. Etika Berbahasa dalam norma tutur kata (Verbal Ethic)
  2. Etika Perilaku dalam norma perilaku (Attitude Ethic)
  3. Etika  Berpikir dalam menganalisa masalah, norma-norma filosofi dan logos (Moral  Ethic)
  4. Etika teologis Agama (Rohani) menyangkut iman (Religion Ethic)
  5. Etika taat hukum dan peraturan yang berlaku (Tertulis) dan mengandung konsekwensi.

Ada dua kategori Etika :

  1. Etika Deskriptif, adalah nilai tertinggi berdasarkan apa kata orang pada umumnya bahwa sesuatu itu baik, maka nilainya tentu baik, sekalipun ada sisi keraguan dalam perilaku itu. Contoh, etika pernikahan yang sudah disepakati dalam masyarakat bahwa pernikahan yang sah harus atas pengetahuan Kantor Urusan Agama. Konon, pernikahan itu juga syah sekalipun tanpa surat nikah dengan alasan Nikah Sirih. Masyarakat kita mengakui pernikahan sirih itu demi memuluskan upaya pelurusan etika. Etika Deskriptif, adalah merupakan usaha menilai tindakan atau perilaku berdasarkan pada ketentuan atau norma baik buruk yang tumbuh dalam kehidupan bersama di dalam masyarakat. Kerangka etika ini pada hakikatnya menempatkan kebiasaan yang sudah ada di dalam masyarakat sebagai acuan etis. Suatu tindakan seseorang disebut etis atau tidak, tergantung pada kesesuaiannya dengan yang dilakukan kebanyakan orang.
  1. Etika Normatif, adalah perilaku berdasarkan ketentuan yang memiliki kepastian hukum, undang-undang, Budaya sebagaimana kebiasaan yang normatif. Seseorang yang makan beras sebelum dimasak dianggap melanggar etika sekalipun tidak memiliki hukuman namun hal itu patut dipertanyakan karena tidak etis. Etika Normatif  berusaha menelaah dan memberikan penilaian suatu tindakan etis atau tidak, tergantung dengan kesesuaiannya terhadap norma-norma yang sudah dibakukan dalam suatu masyarakat. Contoh lain misalnya melanggar rambu lalu lintas, yang mengandung akibat tindakan hukum. Etika Normatif selalu berpedoman pada norma rujukan yang digunakan untuk menilai tindakan wujudnya bisa berupa tata tertib, dan juga kode etik profesi.

Dalam mata kuliah Etika dan Filsafat Komunikasi, anda diwajibkan mampu menjelaskan hubungan antara Etika dan Filsafat itu sendiri. Bagaimana etika dan Filsafat itu menjadi sebuah displin ilmu yang dijadikan salah satu displin ilmu yang patut digali untuk menjadi bahan pembelajaran. Etika filosofis adalah etika yang dipandang dari sudut filsafat. Kata filosofis sendiri berasal dari kata “philosophis” yang asalnya dari bahasa Yunani yakni: “philos” yang berarti cinta, dan “sophia” yang berarti kebenaran atau kebijaksanaan.

Etika filosofis adalah etika yang menguraikan pokok-pokok etika atau moral menurut pandangan filsafat. Dalam filsafat yang diuraikan terbatas pada baik-buruk, masalah hak-kewajiban, maslah nilai-nilai moral secara mendasar. Disini ditinjau hubungan antara moral dan kemanusiaan secraa mendalam dengan menggunakan rasio sebagai dasar untuk menganalisa.

Tugas Saudara :

Menjelaskan semua 5 item beserta contoh tentang Norma dalam Relation Model