Ir Mustika Ranto Gulo M.IKom

DESIGN GRAFIS, SESI VIDEO GRAFI & ILMU KOMUNIKASI

Videografi dan Sinematografi, berbicara tentang :

  1. Estetika – Aestheticts
  2. Bentuk – Formulation
  3. Fungsi – Function
  4. Pesan – Message
  5. Makna – Meaning
  6. Produksi – Prodauction
  7. Proses – Processing
  8. Penonton-Spectator

Jika demikian maka teori dasar tentang Videografi dan Sinematografi itu berbicara tentang kualitas. Dalam teori Gestalt, menyatakan Desain Grafis “Desain grafis merupakan cabang ilmu dari seni visual yang tidak bisa lepas dari ilmu psikologi. Peran psikologi dalam desain grafis meliputi bagaimana efek psikologis, jika seseorang secara psikis merespon tampilan visual disekitarnya, berarti pesan dari video itu telah sampai. Oleh karena itu, mempelajari teori psikologi sangat dianjurkan bagi desainer grafis untuk menciptakan tampilan visual yang cerdas dan efektif. Salah satu teori psikologi yang paling populer dan banyak digunakan dalam desain grafis adalah teori Gestalt.”

Unsur-unsur penting dalam desain Video :

  1. Background (Teknik Membuat Latar Belakang, Baik secara manuel maupun dengan cara bantuan komputer – software); Sesi Outdoor maupun Indoor, serta efek penggabungan lighting. Jika pakai Adobe Premiere “Title merupakan istilah tulisan yang ada dalam tampilan video. Biasanya title ini diberibackground atau latar belakang agar tulisan dapat terlihat jelas dan mudah dibaca olehpemirsa. Anda tentu sering melihat di televisi, biasanya pada acara-acara tertentu Anda menemukan sebuah title dengan background yang mengagumkan. Cara pembuatannya di Adobe Premiere cukup mudah. Dengan beberapa trik, Anda dapat membuatnya sendiri untuk keindahan tampilan video Anda”.
  2. Lighting (Teknik Pencahayaan, mencakup blitz dan juga sinar ultraviolet). Cahaya merupakan gelombang elektromagnestis yang diterima oleh indera penglihat (mata) yang kemudian diteruskan ke otak yang akan merespon, menanggapi ransangan cahaya terebut. Sederhanya, tanpa cahaya maka benda tidak akan kelihatan. Atas dasar itulah, produksi film dan video memerlukan cahaya agar subyek bisa terlihat.
  3. Camera Unit (Teknik memilih Camera, termasuk spesifikasi minimum).
  4. Teknologi Lens (Teknik memilih dan mengoperasikan Lens baik manual mapun auto detection)
  5. Memahami Editing hasil Rekaman video disempurnakan hasilnya sesuai keinginan editor (biasanya sesuai script) :
  • Balance, Framing, Compositions : Horizontal Lines, Vertical Lines, Diagonal Lines, Triangle, Perspective, Looking Room, Head Room, Background, Foreground.
  • Frame Cutting Points : Extreme Close Up, Big Close Up, Close Up, Medium Close Up,Medium Shot, Medium Long shot, Long Shot, Extreme Long Shot.
  • Other Types Of Shot : 2 Shot, 3 Shot, Group Shot, Over Shoulder Shot, Establishing Shot.
  • Camera Movement : Panning ( Left, Right, Up, Down ), Tracking ( In, OutFollow, Revolve ), Truck ( Left, Right ), Zooming ( In, Out )
  • Camera Angle : Normal Angle, Low Angle, High Angle, Objective Camera, Subjective Camera.
  • Shot By Camera Positions : Face Shot, ¾ Shot, Profile Shot, Over Shoulder Shot.
  • Shooting Rules : Jump Cut, Crossing The Line, Continuity

By

MRG

Devito Human Communication The Basic Course