Integrity by Mustika Ranto Gulo

Apa itu Integritas by Mustika Ranto Gulo, ST. M.IKom (29)

Integrity by Mustika Ranto Gulo
Integrity by Mustika Ranto Gulo

Integritas diartikan sebagai keseluruhan tentang hidup. tetapi pada sesi ini saya artikan bahwa Integritas (integrity) adalah “Jati diri manusia seutuhnya”.

Menurut Kamus Kompetensi menyatakan bahwa “Integritas (Integrity) adalah bertindak konsisten sesuai dengan nilai-nilai dan kebijakan organisasi serta kode etik profesi, walaupun dalam keadaan yang sulit untuk melakukan ini. Dengan kata lain, “satunya kata dengan perbuatan”. Mengkomunikasikan maksud, ide dan perasaan secara terbuka, jujur dan langsung sekalipun dalam negosiasi yang sulit dengan pihak lain.”

ARTI MENURUT WIKIPEDIA :

Integrity atau integritas adalah suatu konsep yang menunjuk konsistensi antara tindakan dengan  nilai dan prinsip. Dalam etika, integritas diartikan sebagai kejujuran dan  kebenaran dari tindakan seseorang. Lawan dari integritas adalah “hipocrisy” (hipokrit atau munafik).  Seorang dikatakan “mempunyai integritas” apabila tindakannya sesuai dengan nilai, keyakinan, dan prinsip yang dipegangnya.

Dalam menguji sejauh mana integritas diri anda, jawablah pertanyaan yang saya ajukan dengan sejujurnya.

Jawab pertanyaan ini untuk menguji integritas anda :
Apakah anda bisa dipercaya?
Apakah anda setia?
Apakah anda berjuang membela kebenaran?
Apakah anda berkata jujur
Apakah anda mempertahankan nama baik?
Apakah anda rela rugi demi perdamaian?
Apakah anda ikhlas mengaku salah?
Apakah anda taat aturan dan menghormati kesepakatan?
Apakah hatimu suci?

Pastikan dirimu bisa dipercaya dan berlaku setia dengan cara : “buktikan integritas dirimu pada hal-hal sepele atau hal yang kecil. Jika anda sukses pada hal-hal sepele itu, niscaya anda akan dipercaya dalam hal yang lebih besar”.

Jika ingin menjadi manusia seutuhnya pelajari kata-kata ini : Tanpa integritas, motivasi manusia menjadi berbahaya; tanpa motivasi, kapasitas menjadi tak berdaya; tanpa kapasitas, pemahaman menjadi terbatas; tanpa pemahaman pengetahuan tidak ada artinya; tanpa pengetahuan, pengalaman menjadi buta.

Jati Diri Seutuhnya :

  1. Righteous : Yakinkan diri anda berada diposisi yang bener, “ya bener dan tidak diragukan lagi”. Bertahanlah pada posisi ini apapun resikonya, sekalipun anda tinggal sendirian berdiri diujung jalan yang gelap gulita, karena ditinggalkan oleh sahabat atau orang terdekat sekalipun.
  2. Honorable : anda adalah orang terhormat, menghormati dan dihormati, oleh karena itu tidak merendahkan diri karena nafsu rendah yang menggoda sesaat. Dan sebaliknya tidak pernah merendahkan orang lain, karena kemarahan dan benci.
  3. Truthful : Mulut anda adalah pintu surga dan seketika bisa berubah menjadi pintu neraka juga; berkata jujur (tidak berbohong). Apa yang pernah diucapkan harus anda jalani, kalau tidak sanggup mewujudkannya, segera minta maaf dan belajar untuk memenuhinya kembali.
  4. Blameless, anda tidak menyalahkan siapapun jika mengalami kegagalan atau kelemahan, segera mengakuinya, dan tidak pernah mencari kambing hitam (menimpakan kesalahan kepada orang lain). Anda harus bertanggung jawab pada setiap kegagalan yang anda yakini itu bener.
  5. Graceful, suka cita selalu, tertawa selalu dengan tulus, Ceria dari dalam hati sehingga terliha anggun. kata lain ‘inner beauty’; sebab sumber keberhasilan “get lucky” adalah suka cita (kegembiraan) yang ada dalam jiwa orang bener.
  6. Up Right; Anda melakukan apapun dengan prinsip harus “tepat”; tidak menganggap sepele sehala sesuatu, ketepatan adalah ukuran nilai integritas ana, itu dilakukan karena seseorang itu “lurus hatinya  & niatnya baik”.
  7. Disciplined; konsisten dalam sikap menghargai waktu, tidak bergantung kepada pergerakan orang lain. Tetapi inisiatif untuk tepat pada waktunya.
  8. Faithful ; Setia dan beriman, tidak melakukan kesalahan karena takut katahuan tetapi karena takut akan kehilangan muka. Berjuang untuk mempertahankan diri sebagai seorang yang patut diteladani dari ucapan, dari kasih, dan iman kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  9. Holy; Kudus dan suci hatinya, Tetap menjaga hatinya. Orang yang setia dan suci hatinya tidak melakukan dosa kecil atau dosa besar, tidak akan pernah melakukan hal2 amoral. Memandang orng lain adalah ciptaan TUHAN sama dengan dirinya sendiri, harganya sama dan kesempatannya sama sehingga tidak akan menyakiti hati orang lain.

Jati diri manusia seutuhnya digambarkan oleh Clement Stone yang berkata bahwa gagasan sempurna tentang integritas adalah: “Milikilah keberanian untuk mengatakan tidak terhadap ketidak-adilan. Memiliki keberanian untuk menghadapi kebenaran apapun resikonya. Lakukan hal yang benar karena hal itu benar. Ini adalah kunci ajaib untuk menjalani hidup Anda dengan integritas“ http://www.richscholar.com/integrity/

Kesimpulan : Jati diri manusia seutuhnya (integritas) adalah kompas yang mengarahkan perilaku seseorang dalam relasi sosial. Integritas adalah gambaran keseluruhan pribadi seseorang (integrity is who you are), orang yang kuat menahan tekanan dan desakan orang lain untuk berpindah pada keyakinan dan prinsip. Orang yang memiliki ketetapan hati yang tidak tergoyahkan. Artinya : bahwa integrity itu adalah wajah aslimu, itulah identitasmu dan itulah masa depanmu. Dengan demikian orang yang berintegritas tinggi, patut menjadi teladan dalam setip perbuatan dan kasihnya. Oleh karena itu seorang pimpinan dimana pun, baik di perusahaan ataupun  di organisasi pemerintahan atau orgnisasi lainnya, harus memenuhi syarat ini.

Pemimpin adalah orang yang memiliki ketetapan hati untuk setia pada ucapannya!

MRG