Kisah Warna – Warni Kelas Strength 201

Nama saya Dinda tapi tidak kebanyakan orang yang tau nama asli saya Dinda Dwita. Saya Maba di Universitas Mercu Buana Bekasi, dihari pertama saya masuk ke Mercu Buana saya hanya mengenal teman saya semasa SMK dulu. Yang bernama Sarah, dan ternyata Sarah mempunyai teman semasa SMP dia dulu yang kebetulan masuk dan satu Fakultas dengan saya dan Sarah. Akhirnya Sarah mengenalkan saya dengan temannya itu yang bernama Andam. Selama proses pengenalan dan pengarahan untuk Mahasiswa Baru itu saya, Sarah dan Andam semakin dekat. Kami berbincang-bincang tentang pengalaman semasa sekolah dulu. Keesokan harinya dimana kita sudah mendapat kelas dan berkenalan dengan Dosen Mercu Buana, yang pertama masuk diKelas itu adalah Bapak Ir. Ranto Gulö Mikom. Saya melihat anak-anak dikelas itu masih sangat canggung, tetapi berkat Bapak Ranto yang membuat suasana kelas mencair dan tidak menjadi canggung lagi dengan candaannya yang humoris,dan menyuruh Mahasiswa untuk berkenalan didepan Kelas agar dapan mengetahui identitas Mahasiswa lainnya. Dan akhirnya Mahasiswa yang bernama Tiyo berinisiatif untuk pergi kesalah satu tempat makan daerah kampus, sekaligus untuk mengenal satu sama lain. Disaat itulah suasana kelas sudah tidak terlalu canggung lagi, tetapi ada salah satu Mahasiswa yang selalu menyendiri, walaupun sudah diajak untuk berkomunikasi tetapi dia merespon hanya menganggukan kepala dan tersenyum singkat. Beberapa Mahasiswa sudah mencoba untuk Berkomunikasi dan sudah menanyakan kenapa dia seperti itu. Tetapi dia hanya diam dan menggelengkan Kepala, kita sebagai temannya hanya bisa diam karena tidak mengerti apa yang dimaksud. Tidak terasa kita bersama sudah hampir satu bulan dan tidak ada lagi rasa canggung diantara kita. Dan semakin lama hubungan kami semakin dekat. Saya akan meperkenalkan Mahasiswa dari Fakultas Ilmu Komunikasi – Jurusan Public Relation.

 

Yang pertama teman saya semasa SMK dulu yang bernama Sarah Rosaning Siregar, wanita Berkrudungini memiliki karakter Kalem dan Sopan dikelas, tetapi berbeda karakter kalau sudah diluar kelas. Dia lebih berinterkasi dengan cepat dan cekatan. Yang kedua, Putri Andam Dewi wanita yang berkacamata nan imut seperti marmut ini, sangat memiliki sifat ceplas ceplos dan sangat aktif dikelas. Yang ketiga, Maria Leo Oktaviany wanita yang bercat rambut merah ini selalu bersama saya kemana-mana saya pergi. Wanita yang sering dipanggil Okta ini sangat aktif juga dikelas, tetapi aktifnya dengan kata lain yaitu banyak berbicara dikelas. Yang keempat Tiyo Novelia wanita yang sering dipanggil kakak dikelas, karena memang dialah yang paling Tua dikelas. Wanita berambut hitam dan berdarah batak ini sering juga aktif dikelas, dia pintar dan dapat dengan cepat mencerna pelajaran. Yang kelima Grace Scandiovani teman sekelas saya yang satu ini berparas cantik berambut panjang. Ia sangat pandai menjawab ataupun menanyakan sesuatu yang sedang di presentasikan, dan juga Grace tepat waktu dalam mengumpulkan tugas. Yang keenam M Said Pasha lelaki berketurunan aceh ini sangat dekat dengan wanita dikelas, dan juga sangat care kepada teman-teman yang susah. Dan dia juga tidak pernah pilih-pilih teman.

ketujuh Rendy Ananda Putra lelaki yang bertumbuh tinggi ini sangat pendiam dikeelas, dan selalu berpakaian rapi. Yang kedelapan Vera Farkhanah wanita yang kebule-bulean tegal ini sama seperti Rendy sangat pendiam dikelas, dan kurang percaya diri. Yang kesembilan Absar Anggriani teman saya yang satu ini sangat pandai berbicara didepan, maupun member pertayaan. Yang kesepuluh Alvi Septiasari teman saya ini juga terkadang pandai member pertanyaan, tetapi juga Alvi suka berbicara dengan teman sebangkunya. Yang kesebelas Fikrido Imanuel lelaki yang satu ini juga bertubuh tinggi, dia salah satu lelaki kelas yang pandai berbicara. Yang kedua belas ada lelaki yang banyak omong dan pandai juga berbicara namanya Fadil, ia lelaki yang pandai dan berparas tampan “mungkin”. Yang ketiga belas Prayoga Chandra lelaki yang terlihat gemar makan ini sangat humoris, dan suka menjaili teman sekelasnya. Yang ke empat belas ada Nurul Avriani ketua kelas dari Strenght 202 ini. Ia sangat bertanggung jawab, dan selalu tepat waktu dalam mengumpulkan tugas. Maka daripada itu ia dipilih oleh Bapak Ranto sebagai Ketua Kelas kami. Yang ke lima belas, wanita yang bernama Annisa Okvalia ia wanita yang mungkin pendiam dikelas, tetapi ia pandai berbicara dan Berkomunikasi dengan cepat. Yang ke enam belas ada Yulistika Fajbrina ia adalah wanita yang sangat sangat sangat pendiam, kurang percaya diri, kurang untuk Berkomunikasi dengan siapapun. Walaupun kita anak kelas sudah Berkomunikasi dengan Yuli, tapi tetap saja Yuli hanya diam dan menganggukan kepala. Tetapi sosok Yuli ini juga pandai mengerjakan tugas yang diberikan Dosen. Yang ketujuh belas ada Pria yang suka diam juga yang bernama Dendy Anugrah Putra, lelaki berkaca mata ini mempunyai warna kulit yang putih dan berbadan tinggi. Ia kurang berbicara dikelas, tetapi dia baik kepada semua teman-temannya. Yang kedelapanbelas ada Mayang Lupita Sari wanita bertubuh kecil ini, sangat pendiam dikelas tetapi terkadang ia mengerjakan dtugas dengan tepat waktu. Yang kesembilanbelas Siswa Rahmawati wanita yang berambut tebal dan bercat merah ini terkadang suka diam dikelas, suka berkaca walaupun ada dosen. Tetapi mungkin saja ia sosok yang pintar tetapi kurang perhatian. Yang keduapuluh ada Cyndita Putri Irma wanita ini suka berbicara dengan logat Sulawesi tengah, Cyindita juga pandai berbicara, dan bisa diandalkan dalam membuat tugas. Yang terakhir saya sendiri Dinda Dwita, saya wanita yang berambut pendek dan berwana merah. Saya kurang memperhatikan pelajaran, tetapi terkadang saya suka mendengarkan teman presetesi.