EFEK HILANGNYA PENDIDIKAN ETIKA DISEKOLAH

Etika dimulai bila manusia merefleksikan unsur-unsur etis dalam pendapat-pendapat spontan kita. Kebutuhan akan refleksi itu akan kita rasakan, antara lain karena pendapat etis kita tidak jarang berbeda dengan pendapat orang lain. Untuk itulah diperlukan etika.Terjadinya perubahan mental anak  bisa disebabkan karena pola asuh anak yang salah dari orang tua,dan pergaulan anak di lingkungan sekitarnya. Tidak ada keteladanan atau sifat kelakuan yang bisa dicontoh.
Apakan disekolah dapat menamin perilaku dan etika anak bisa dibenuk secara baik ?Jawabanya tentu tidak.Contoh banyak pelajar yang masih melakukan tauran dan juga banyak tayangan televisi yang mempertontonkan tontonan sinetron yang diperlihat para pelajar itu semakin sarat dengan muatan materialistis,dan kriminalitas yang banyak menyalahi nilai-nilai etika, moralitas dan agama.Seperti diketahui bersama bahwa media, berperan besar dalam pembentukan budaya masyarakat dan peniruan gaya hidup yang tidak di herankan pada masa sekarang perubahan yang cepat dalam teknologi informasi menimbulkan pengaruh negatif, meskipun pengaruh positifnya masih terasa sedikit ada. Kalau dapat diumpamakan remaja perkotaan sudah tertular dengan gaya hidup barat. Hal ini terlihat pada remaja mengikuti perkembangan mode dunia, mulai dari fashion, gaya rambut,HP yang berganti-ganti, pakaian dan sebagainya.

Sekolah seharusnya menjadi tempat yang menyenangkan, anak akan betah di sekolah. Kalau ada guru dan siswa yang terbukti salah harus dihukum tegas. Bisa dikeluarkan, dan atau sanksi yang pantas. Inilah pencegahan secara struktural yang harus dilakukan oleh sekolah.Perubahan cepat dalam teknologi informasi telah merubah sebagian besar masyarakat, terutama yang tinggal diperkotaan dan khususnya kelakuan remaja Indonesia. Sebagaimana  diketahui dengan adanya kemajuan informasi di satu sisi pelajar merasa diuntungkan dengan adanya media yang membahas seputar masalah dan kebutuhan mereka, sedangkan di sisi lain media merasa kaum pelajarlahlah yang tepat menjadi konsumen dari berbagai produk yang ditawarkan.

Penyeyebabkan menurunnya etika generasi pelajar saat ini adalah:

  1. Salah pergaulan, apabila kita salah memilih pergaulan kita juga bisa ikut-ikutan untuk melakukan hal yang tidak baik.
  2. Orang tua yang kurang perhatian, apabila orang tua kuran memperhatikan anaknya, bisa-bisa anaknya merasa tidak nyaman berada di rumah dan selalu keluar rumah. Hal ini bisa menyebabkan pelajar terkena pergaulan bebas.
  3. Ingin mengikuti trend yang ada dikalangan masyarakat , bisa saja awalnya para pelajar merokok adalah ingin terlihat keren, padahal hal itu sama sekali tidak benar. Lalu kalu sudah mencoba merokok dia juga akan mencoba hal-hal yang lainnya seperti narkoba dan seks bebas.
  4. Himpitan ekonomi yang membuat para pelajar stress dan butuh tempat pelarian

Pendidikan di sekolah itu bukan saja menekankan pada kemampuan otak si anak, tapi juga watak, dan sikap. para guru juga harus ditingkatkan profesionalismenya untuk ikut bertanggung jawab karena semua benteng ada pada sosok guru di sekolah.

Hendaknya bimbingan moral, etika dan kepribadian dilakukan sejak dini melalui pendekatan keluarga, sehingga seorang anak setelah menginjak dewasa, sudah mempunyai bekal yang cukup

Orang tua hendaknya selalu mengawasi pergaulan anak-anaknya, serta memilih mana teman yang baik untuk pergaulan dan mana teman yang diidentifikasi akan merusak moral buah hatinya. Pemerintah hendaknya mencanangkan program pendidikan nilai dan moral dalam sebuah kurikulum pendidikan, sehingga di lngkungan sekolah tidak hanya mengenyam pendidikan-pendidikan umum, namun juga mendapatkan pendidikan nilai dan moral,dibutukan juga kerjasama baik antara keluarga, masyarakat dan pemerintah guna mencetak generasi masa depan yang lebih baik.