interaksi sosial dan teori-teori

INTERAKSI SOSIAL adalah hubungan timbal balik antara individu dengan individu,kelompok dengan kelompok,individu dengan kelompok atau sebaliknya.Dengan adanya nilai dan norma yang berlaku sosial dapat dilakukan dengan baik.Jika tidak adanya kesadaran masing-masing antar individu dengan individu atau individu dengan kelompok,maka proses sosial itu tidak dapat berjalan baik dengan yang diharapkan.dalam kehidupan sehari-hari tentunya seseorang tidak lepas dengan berinteraksi atau bertukar pikiran.Menurut Dr. Soerjono Soekamto di dalam pengantar sosiologi,interaksi sosial merupakan kunci semua kehidupan sosial.Dengan tidak adanya komunikasi atau interaksi antar satu sama lain maka tidak ada kehidupan bersama.
Sedangkan menurut Shaw interaksi sosial merupakan suatu pertukaran antar pribadi yang masing-masing orang menunjukan prilakunya satu sama lain dalam kehadiran mereka dan masing-masing prilaku mempengaruhi satu sama lain.Syarat terjadinya interaksi sosial terdiri atas kontak sosial dan komunikasi sosial.Kontak sosial tidak hanya bersentuhan fisik,dengan perkembangan teknologi manusia dpat berhubungan tanpa bersentuhan,misalnya melalui telepon.Komunikasi disebut jika seseorang dapat memberi arti pada prilaku orang lain atau perasaan-perasaan yang ingin disampaikan oleh orang tersebut.Ada 5 unsur dalam berkomunikasi yaitu: komunikator(penyampai pesan),komunikan(penerima pesan),pesan,media dan efek.
Proses interraksi yang terjadi di masyarakat bersumber dari fator imitasi,sugesti,simpati,identifikasi,dan empati.Imitasi merupakan suatu tindakan sosial seseorang untuk meniru sikap,tindakan,atau tingkah laku dan penampilan fisik seseorang.Sugesti merupakan rangsangan atau pengaruh yang diberikan kepada orang lain.Simpati merupakan suatu sikap seseorang yang merasa tertarik kepada orang lain karena penampilan,kebijaksanaan atau pola pikirnya sesuai dengan nilai-nilai yang di anut oleh orang yang menaruh simpati.Identifikasi merupakan keinginan sama atau identic bahkan serupa dengan orang lain yang ditiru.Empati merupakan proses ikut serta merasakan sesuatu yang di alami orang lain.Jika proses interaksi tidak terjadi secara maksimal akan menyebabkan terjadinya kehidupan yang terasing.Faktor yang menyebabkan kehidupan terasing misalnya dikucilkan.
Teori-teori interaksi sosial :
1.Teori perbandingan sosial, adalah proses saling mempengaruhi.dalam interaksi sosial yang di timbulkan karena adanya kebutuhan untuk menilai diri sendiri dengan membandingkan diri dengan orang lain.Menurut Brigham(1991) pada umumnya yang dijadikan perbandingan adalah orang yang di nilai mempunyai kesamaaan atribut dengannya,misalnya sama usia.Melalui perbandingan tersebut seseorang akan memperoleh kesamaan dan keunikan diri.oleh karena itu melalui perbandingan sosial,orang tidak hanya mendaatkan penilaiaan diri saja tetapi juga dpat mengembangkan pribadinya.
2.Teori inferensi korespdensi,adalah jika tingkah laku individu berhubungan dengan sikap atau karakteristik seseorang,
3.Teori atribusi eksternal,adalah teori yang membahas tentanng prilaku seseorang.contohnya seorang siswa yang bernama topan bertengkar dengan gurunya.Hal ini menunjukan kensensus yang tinggi.
Dasarnya adalah bahwa dalam menilai manusia membuat deskripsi dan katefggori khusus.Dalam kategori manusia melakukan perbandingan-perbandingan diantara berbagai alternative yang di susun oleh individu untuk menilai stimulus-stimulus yang datang dari luar.Oleh karena itu kita harus memahami penilaian sosial dari segi :
A. Skala penilaian
Sherf mengemukakan bahwa dalam percobaannnya dia memperiklankan benda dan setiap benda itu menyatakan mana yang lebih berat dan mana yang lebih ringan.seseorang disuruh menetapkan timbangan beratnya bervaruasi antara 5-100 gram,dan patokannya harus 50 gram.Sebagai patokannya,maka menggolongkan benda yang berat dan yang ringan ini stabil.Sebaliknya kalau sifat yang ditimbang ini meragukan dan tidak ada patokan yang jelas maka penilaian akan labil.
B. Efek asimilasi kontras
Efek dari patokan ini bergantung dari jauh dekatnya patokan stimulus.Yaitu patokan yang dimasukan ke dalam rangkaian stimulus dalam batas rangkaian stimulus diperbesar,sehingga mencakupi patokan.Dan penilaian yang menyalahi patokan di sebut kontras.
C. Garis lintang penerimaan,penolakan dan ketidakterlibatan
Adalah rangkaian posisi sikap yang dapat di berikan,diterima,ditolerir oleh individu.Jadi garis lintang ini akan menentukan sikap individu terhadap pernyataan dalam situasi tertentu.
D. Pola penerimaan dan penolakan
Jika seorang individu melibatkan sendiri dalam situasi yang di nilainya sendiri,maka ia akan menjadi patokan.Maka makin tinggi ia terlihat makin tinggi pula hal yang diterimanya.Sebaliknya ambang penolakan makin rendah sehingga makin banyak hal yang tidak bisa diterimanya.
E. Penilain sosial dan sikap
Jika posisi awal mereka saling berdekatan,komunikasi akan semakin memperjelas persamaan-persamaandiantara mereka dan sehingga terjadi pendekatan,tetapi sebaliknya jika posisi awal mereka saling berjauhan,maka komunikasi akan mempertegas perbedaan dan posisi mereka akan saling menjauhi.