Featured Image -- 2145

MEDIA & KOMUNIKASI POLITIK By Mustika Ranto Gulo, ST. M.IKom

Lihat arti Komunikasi Politik menurut Meadow “Political communication refers to any exchange of symbols or messages that to a significant extent have been shaped by or have consequences for the political system” Dimana Menurut Meadow “Komunikasi politik mengacu pada pertukaran simbol atau pesan yang sampai batas yang signifikan telah dibentuk oleh atau memiliki konsekuensi bagi sistem politik”

 

Bagaimana dengan pendapat ini ? Mochtar Pabotinggi (1993): dalam praktek proses komunikasi politik sering mengalami empat distorsi.

  1. Distorsi bahasa sebagai “topeng”; ada euphemism (penghalusan kata); bahasa yang menampilkan sesuatu lain dari yang dimaksudkan atau berbeda dengan situasi sebenarnya, bisa disebut seperti diungkapkan Ben Anderson (1966), “bahasa topeng”.
  2. Distorsi bahasa sebagai “proyek lupa”; lupa sebagai sesuatu yang dimanipulasikan; lupa dapat diciptakan dan direncanakan bukan hanya atas satu orang, melainkan atas puluhan bahkan ratusan juta orang.
  3. Distorsi bahasa sebagai “representasi”; terjadi bila kita melukiskan sesuatu tidak sebagaimana mestinya. Contoh, gambaran buruk kaum Muslimin dan orang-orang Arab oleh media Barat.
  4. Distorsi bahasa sebagai “ideologi”. Ada dua perspektif yang cenderung menyebarkan distoris ideologi. Pertama, perspektif yang mengidentikkan kegiatan politik sebagai hak istimewa sekelompok orang—monopoli politik kelompok tertentu. Kedua, perspektif yang semata-mata menekankan tujuan tertinggi suatu sistem politik. Mereka yang menganut perspektif ini hanya menitikberatkan pada tujuan tertinggi sebuah sistem politik tanpa mempersoalkan apa yang sesungguhnya dikehendaki rakyat.

 

Ria Irawan Putri

TEMPAT BELAJAR ILMU KOMUNIKASI

MEDIA & KOMUNIKASI PLOTIK

Mata kuliah ini mengupas tentang fungsi media termasuk Media elektronik (Radio, televisi) media baru yang kita kenal sebagai “new media” yang bisa dimanfaatkan untuk mencapai tujuan pribadi atau kepentingan individu, golongan dan kelompok masyarakat agar efektif mencapai keinginan politiknya. Jadi, guna mencapai tujuan (goal) dalam kepentingan politik, para aktor politik menggunakan media massa, New Media dan atau jejaring sosial sebagai sarana promosi yang kita kenal sebagai fasilitas pencitraan aktor-aktor politik. Mengapa memilih media massa? Karena Media massa dalam arti seluas-luasnya termasuk televisi dan radio, new media dan jejaring sosial yang menyebar melalui fasiitas infrastruktur internet access adalah alat yang sangat  efektif mencapai setiap individu.

Targetnya adalah setiap orang (individu) agar orang yang belum memiki keputusan politiknya bisa berubah pendiriannya, mampu mempengaruhi mereka yang ragu-ragu, bahkan bisa mengarahkan dan membentuk opini pada tema yang mereka (aktor politik) sampaikan.

MEDIA & KOMPOL by MUSTIKA RANTO GULOApa itu komunikasi politik (political communication) adalah komunikasi yang melibatkan pesan-pesan politik…

Lihat pos aslinya 526 kata lagi