PRESEPSI DALAM KOMUNIKASI (sesi 6)

persepsi2 Review :

Dalam pertmuan kali ini MRG juga menyampaikan 6 contoh aplikasi tentang “PRESEPSI” yang membahasnya dalam pertemuan ke 6 (Pengantar Ilmu Komunisi) Kelas PR K03.

Pendahuluan

Presepsi adalah pandangan hak individual yang sangat konkrit setiap manusia dimana dan kapan saja. Presepsi itu mampu membuat manusia menentukan pilihan pandangan hidupnya. Presepsi mampu memotivasi manusia untuk melakukan apapun yang ia rasa bahwa keputusannya adalah yang terbaik.  Persepsi adalah esensi komunikasi itu sendiri, yang terus menerus menuju posisi pembenaran dengan mengujinya melalui interaksi dengan lingkungannya. Oleh karena itu persepsi dianggap sebagai energi yang sangat kuat untuk membuat manusia berinteraksi dengan orang-orang yang memiliki kesamaan pandangan. Manusia akan menentukan pesan mana yang dianggap penting dan pesan mana yang dianggap tidak menguntungkan sehingga diabaikan. Semakin tinggi derajat kesamaan persepsi individu, semakin sering berinteraksi dan berkomunikasi.

Perhatikan buku  : Larry A. Samovar dan Richard E. Porter_Larry A. Samovar dan Richard E. Porter yang mengemukakan 6 unsur budaya yang secara langsung mempegaruhi persepsi kita ketika kita berkomunikasi dengan orang dari budaya lain, yakni :

  1. Kepercayaan (beliefs), nilai ( values ), sikap ( attitude )
  2. Pandangan dunia ( world view )
  3. Organisasi sosial ( sozial organization )
  4. Tabiat manusia ( human nature )
  5. Orientasi kegiatan ( activity orientation )
  6. Persepsi tentang diri dan orang lain ( perseption of self and other )

Sebagai tugas : Apa Konsekwensinya jika manusia memiliki presepsi yang sama ? Berikan contoh dan aplikasinya!

Sebelum kita lanjut, perhatikan apa korelasi antara presepsi dengan hermeneutika 

Hermeneutika adalah suatu ilmu filsafat yang mempelajari tentang interpretasi makna. Kata hermeneutika berasal dari bahasa Yunani yaitu hermeneuien yang bermakna menafsirkan, memberi pemahaman, dan menerjemahkan. Jika dikaji lebih mendalam maka kata ini berasal dari kata hermes (dewa pengetahuan) yakni dewa yunani yang bertugas untuk memberi pemahaman untuk umat-umat mereka dari pesan-pesan dewa olympus. Karena penafsiran itulah manusia bisa memberikan presepsi terhadap makna pesan dari berbagai isu sosial. Bahkan bacaan buku sebagai sumber informasi pun bisa menimbulkan berbagai presepsi karena penafsiran. Hermeneutika banyak didefinisikan oleh para ahli. Seperti F D. Ernest Schleirmacher mendefinisakan seni memahami dan seni menguasai, sehingga pembaca lebih memahami diri  pengarang dari pada diri pengarang sendiri. (Jelaskan 500 kata).

Sekarang kita berburu contoh tentang Persepsi yang ditimbulkan oleh :

  1. Suara atau bunyi-bunyian
  2. Kalimat Negatif
  3. Kalimat Positif
  4. Kata Negatif
  5. Kata Positif
  6. Perilaku
  7. Bahasa Tubuh
  8. dll

Silahkan anda tuliskan semua contoh aplikasi di kolom komentar.

Ingat Bahwa

menurut Kamus Internet (Wikipedia),

Persepsi adalah sebuah proses saat individu mengatur dan menginterpretasikan kesan-kesan sensoris mereka guna memberikan arti bagi lingkungan mereka. Perilaku individu seringkali didasarkan pada persepsi mereka tentang kenyataan, bukan pada kenyataan itu sendiri “

Tetapi menurut saya (MRG) “Segala sesuatu dapat dimaknai oleh otak manusia berdasarkan pengalaman hidup sebelumnya, sedangkan jika belum pernah memiliki pengalaman sebelumnya masih disebut sebagai penafsiran semata, belum akurat hasil dari apa yang akan disimpulkan”.

25 pemikiran pada “PRESEPSI DALAM KOMUNIKASI (sesi 6)

Apa Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s