KAPITA SELEKTA & ILMU SOSIAL

Kapita Selekta : Antropologi dalam ranah Filsafat Sosiologi

KONSEP REALITAS SOSIAL BUDAYA SALING BERKAITAN ERAT

Masyarakat dan kebudayaan saling berkaitan erat dan tidak dapat dipisahkan, karena budayaadalah hasil cipta, rasa, dan karsa masyarakat. Tidak ada masyarakat yang hidup tanpa budayadan tidak ada kebudayaan tanpa masyarakat.
Status dan Peran sangat berkaitan, karena peran yang akan dilakukan seseorang tergantung daristatus sosialnya dalam masyarakat. Status dan peran dapat ditemukan dalam masyarakat modernatau sederhana sekalipun.
Perilaku menyimpang dan pengendalian sosial, perilaku menyimpang akan berdampak burukpada keberlangsungan kehidupan masyarakat. Karena perilaku menyimpang dapat mengancammasyarakat, maka perlu adanya pengendalian sosial.
Masyarakat dan Interaksi, interaksi adalah pola hubungan timbale balik dalam masyarakat.Berbagai komponen dan unsur masyarakat saling berhubungan dan membentuk interaksi sosial.
Nilai, norma dan lembaga sosial, nilai adalah sesuatu yang dianggap baik dan benar bagimasyarakat, nilai direalisasikan dalam bentuk norma yang bertujuan menciptakan keteratura

Tugas

Jelaskan ruang lingkup sosiologi komunikasi dalam cerita seorang manusia yang mendorong batu dan membutuhkan orang lain untuk mencapai suksesnya. Berikan tanda-tanda kapan terjadi interaksi sosial dan kesepakatan serta pembagian kewajiban?
Jawaban:
A. Ide
Seseorang yang sedang mendorong batu dengan sekuat tenaga ternyata batu tersebut tidak bergeser sedikit pun, setelah lama berfikir akhirnya timbul lah ide yaitu meminta bantuan orang lain untuk membantunya.
B. Isyarat
Tiba-tiba orang itu melihat ada orang lain yang sedang berjalan, lalu orang itu mengangkat tangannya dan berkata “wey”. Secara sosiologi orang tersebut yang melambaikan tangan nya itu telah melakukan isyarat.
C. Respon
Orang yang merasa di panggil akhirnya dia menghampiri orang yang memanggilnya dengan melambaikan tangan. Dari kejadian itu adanya respon atau feedback dari sebuah isyarat tadi.
D. Interaksi
Lalu kedua orang tersebut melakukan interaksi, menggunakan bahasa non verbal karena ia hanya menggunakan isyarat.
E. Kesepakatan makna
Setelah melakukan interaksi akhirnya terjadi lah kesepakatan makna dari isyarat tadi. Bahwa ia setuju membantu mendorong batu tersebut.
F. Organisasi
Setelah ia setuju dan mempunyai tujuan yang sama maka terbentuklah sebuah organisasi yaitu orang yang meminta pertolongan sebagai pemimpinnya untuk mendorong batu tersebut. Dalam bentuk organisasi harus memiliki tujuan yang sama dan harus terstruktur.
G. Kerjasama
Agar batu tersebut dapat bergeser sampai keujung maka harus ada kerjasama yang baik. Dengan kerjasama yang baik akhirnya batu tersebut dapat bergeser dengan mudahnya.
H. Tujuan akhir
Dari kesepakatan awal yang telah disetujui di awal, tujuan akhir dari organisasi itu pun tercapai.
I.Pesan yang disampaikan sukses
Pesan yang disampaikan komunikator kepada komunikan berhasil diterima, karena batu itu sudah berhasil di geser.

TEMPAT BELAJAR ILMU KOMUNIKASI

Manusia dan Esensi Manusia alam objek formal (metode) filsafat manusia dengan ilmu-ilmu tentang manusia terdapat perbedaan. setiap ilmu-ilmu yang berkaitan dengan manusia pasti menyelidiki adanya gejala-gejala empiris yang bisa objektif atau bersifat objektif dan diselidiki menggunakan metode eksperimental ataupun obsevasional. begitu pula dengan filsafat manusia yang tidak membatasi diri dengan gejala empiris tersebut. segala sesuatu yang dapat di pikirkan secara logi itu yang disebut juga kajian dalam filsafat manusia. memiliki aspek-aspek ataupun dimensi-dimensi metafisis, universal dan spiritual yang mampu diselidiki menggunakan metode sintesis dan refleksi. filsafat manusia tidak dapat menyelidiki dengan metode observasional ataupun eksperimental karena metode ini termasuk dalam gejala-gejala empiris.

Mari kita bicara tentang lingkaran filsafat tentang manusia:

  1. KOSMOLOGI
  2. ESTETIKA
  3. EPISTIMOLOGI
  4. ETIKA
  5. PSIKOLOGI
  6. CULTURE
  7. IDEALISM E
  8. MATERIALISM

Filsafat manusia juga disebut antropologi filsafatia adalah bagian dari sistem filsafat yang menyoroti esensi manusia. Objek materialnya adalah gejala-gejala manusia yang memiliki tujuan untuk mengidentifikasi, menginterpretasi dan memahami gejala-gejala atau ekspresi yang…

Lihat pos aslinya 575 kata lagi

Apa Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s