Home Klik disini

Media & Cultural Study by Mustika Ranto Gulo

Semua yang terbaik
Semua lulus menjadi M.Ikom

Cultural studies, bagian dari Ilmu Sosial yang mempelajari tentang kajian budaya dalam dimensi arus kekuasaan yang mempengaruhi kehidupan manusia. Tujuan dari kajian budaya adalah untuk meneliti kekuasaan dan ideologi yang membentuk kehidupan sehari-hari. Media adalah salah satu fasilitas terbaik untuk mendistribusikan hegemoni ideologi dan kekuasaan, baik pemikiran-pemikiran yang mendorong terbentuknya opini dan pencitraan maupun untuk melgitimasi setiap ungkapan para penguasa. Pada mulanya manusia tidak menyadari bahwa media telah menjadi sarana yang tidak netral lagi, tetapi justru menjadi alat kekuasaan untuk mencapai tujuan politik.

Sebagai contoh adalah metodologi krusial, yaitu memaknai simbol-simbol dengan memakai analisis metodologi semiotika Roland Barthes. Dalam kajian media, mitologi dengan tajam menelaah bagaimana ideology yang dominant menghegemoni praktik kehidupan masyarakat sehari hari. Apa simbol simbol yang menghegemoni masyarakat yang direpresentasikan oleh media? (tugas). Saya ingin suatu waktu akan mempelajari simbol-simbol “mahkota model Keraton, model Melayu dan dari India”. Ada pesan kekuasaan pada simbol-simbol tersebut yang harus diungkap dengan latar belakang budaya dan peradaban. Peradaban dijadikan sebagai pemaknaan sisi waktu, dimana design dan lukisan serta tingkat keindahan serta halusnya sebuah mahkota menunjukkan tingkat peradaban dan keahlian dan dukungan peralatan pada zaman itu. Para pengrajin sesungguhnya adalah seniman-seniman sejati yang mampu menyuguhkan hasil karya seninya kepada RAJA atau SULTAN saat itu, dimana mereka juga hidup dalam perlindungan kekuasaan. Hampir tidak ditemukan cacat apapun pada setiap design mahkota yang diproduksi sangat terbatas di setiap kerajaan. (Siapa tertarik untuk meneliti hal ini?)

Cultural studies juga merupakan disiplin ilmu yang menggabungkan dan meminjam secara bebas dari disiplin ilmu sosial, ilmu humaniora dan seni. Ia mengambil teori – teori dan metodologi dari ilmu apapun yang diperlukannya sehingga menciptakan sebuah bifurkasi.

Ingat bahwa ‘Budaya’ dalam cultural studies tak didefinisikan sebagai ‘budaya tinggi’, sebuah budaya adiluhung estetis, namun lebih kepada teks dan praktik kehidupan yang realitas. Budaya dalam cultural studies bersifat politis , yaitu sebagai ranah konflik dan pergumulan kekuasaan. Kiranya, budaya dan pergumulan kekuasaan yang melingkupinya inilah yang menjadi inti dari cultural studies.

Diskusi Lebih Asyik

Hubungi saya ranto.komunikasi@gmail.com

Mustika Ranto Gulo, M.IKom

Satu pemikiran pada “Media & Cultural Study by Mustika Ranto Gulo

Apa Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s