Human Error and Ignorance Dalam Prespektif Usability Testing

Human error and ignorance

Fungsi quide book atau manual book bertujuan untuk menuntun pengguna (users) tidak melakukan kesalahan dalam menggunakan sebuah produk. Seorang pengguna dituntut untuk membaca dan memahami sebuah manual book sebelum melakukan operation pada alat yang digunakan. Namun persoalan yang timbul adalah factor Human Error (Kesalahan Manusia) karena alasan :  (1) tidak nunut pada manual book; (2) ketidak-mampuan memahami flow chart penggunaan, (3)  Kelalaian dalam trial & error.

Ketika dihadapkan dengan masalah kesalahan manusia, sering menyalahkan manual book yang sudah ada dan memang tidak tertutup kemungkinan terjadinya kesalahan dalam manual book.  Dalam menggunakan sebuah peralatan seperti handphone, user bahkan sama sekali tidak membaca manual booknya. Sangat mungkin terdapat kesalahan pada teknik dan proses penggunaan sebuah alat itu. Tetapi pada prinsipnya semua industry termasuk (media) selalu melakukan rancangan pengujian-pengujian terhadap produk dalam proses produksi dan user manual yang akan diterbitkan.

Jeffrey Rubin & Dana Chisnell (2008) sangat terkenal, bahkan teah sukses menjadi konsultan dalam bidang “Measurements & Usability Testing”.  Mereka membuat tulisan yang terkenal yaitu: Handbook of Usability Testing: How to Plan, Design, and Conduct Effective Tests (2nd edition), IN: Wiley Publishing, Inc. Buku ini membahas tentang metode perancangan awal, penataan dan desain, pengujian penggunaan bahkan pada edisi kedua terdapat pembahasan tentang “user friendly effectiveness”.

Demikian juga dalam buku yang ditulis Tom Tullis & Bill Albert (2008) yang menulis buku “Measuring the User Experience”: Collecting, Analyzing, and Presenting Usability Metrics, MK: Mogran Koufmann. Buku ini  membahas tentang teknik “Mengukur Pengalaman Pengguna: Mengumpulkan, Menganalisis, dan Mempresentasikan Metrik Usability”.

Pengalaman pengguna termasuk dalam kasus “Human error and Ignorance” adalah sebuah data yang bisa dijadikan dasar memperbaiki baik proses dalam sebuah alat (teknologi), termasuk perbaikan-perbaikan pada user manualnya.

Sidney Dekker adalah Profesor Faktor Manusia dan Keselamatan Penerbangan, dan Direktur Riset di School of Aviation, Lund University, Swedia. Dia sebelumnya bekerja di Perusahaan Transportasi Umum di Melbourne, Australia, Massey University School of Aviation, Selandia Baru, British Aerospace, Inggris, dan telah menjadi Senior Fellow di Nanyang Technological University di Singapura. Spesialisasi dan kepentingan penelitian adalah sistem keamanan, kesalahan manusia, kegagalan reaksi dan kriminalisasi, dan ketahanan organisasi. Dia memiliki beberapa pengalaman sebagai tipe, pilot dilatih di DC-9and Airbus A340.

Dalam bukunya itu dijelasakan bahwa dasar penggunaan sebuah alat, tentu sudah dirancang jauh kebelakang pada saat perancangan sebuah teknologi produk tertentu. Mirip juga dengan ekspresi dari ‘Teori Bad Apple’, di mana siapapun pasti yakin sistem yang anda pakai pada dasarnya aman, karena orang-orang yang membuat sistemnya adalah  orang yang diandalkan secara kemampuan teknik. Pandangan lama kesalahan manusia semakin usang dan akan membawa Anda mana-mana. Pandangan baru, sebaliknya, memahami bahwa masalah kesalahan manusia sebenarnya merupakan masalah organisasi. Mencari ‘kesalahan manusia’ dengan nama lain, atau oleh manusia lainnya, hanyalah awal dari perjalanan Anda, bukan kesimpulan nyaman. Pandangan baru ini mengakui bahwa sistem yang melekat trade-off antara keamanan dan tekanan lainnya (misalnya: produksi). Orang-orang perlu menciptakan keamanan melalui praktek, di semua tingkat organisasi.

Memahami Human Error” dapat diperkecil dengan adanya USABILITY TESTING, karena di dalamnya tentu dirancang warning system atas kesalahan manusia itu.

“Tidak peduli jika pembaca adalah seorang eksekutif tingkat atas dalam sebuah perusahaan aerospace, misalnya, anggota dari tim investigasi kecelakaan, seorang insinyur keamanan, atau mahasiswa, Field Guide Sid adalah sama sebagai berguna. Buku ini menyajikan ide-ide yang penting bagi mereka yang mengatur penyelidikan faktor manusia dan penelitian, menjadikannya sebagai read penting bagi akademisi, analis riset, dan regulator pemerintah – International Journal of Applied Studies Aviation, Vol 7, No 2

Dalam Buku Jeffry, salah satu konsentrasi pemikirannya yang banyak dikutip adalah tentang “system informasi”. Banyak ahli yang mengungkapkan definisi sistem informasi, diantaranya yaitu :

“Sistem informasi adalah sistem buatan manusia yang secara umum terdiri atas sekumpulan komponen berbasis komputer dan manual yang dibuat untuk mengumpulkan, menyimpan, dan mengelola data serta menyediakan informasi kepada para pemakai” (Oram, Gelinas, & Wiggins,1991)

“Sistem informasi adalah kombinasi antara prosedur kerja, informasi, orang, dan teknologi informasi yang diorganisasikan untuk mencapai tujuan dalam sebuah organisasi.” (Alter,(1992)

“Sistem informasi adalah kombinasi antara prosedur kerja yang mengkordinasikan sumberdaya untuk mengubah input menjadi output yang berguna untuk mencapai sasaran perusahaan” (Wilkinson, 1992)

“ Sistem informasi adalah sekumpulan hardware dan software yang dirancang untuk mentransformasi data menjadi informasi yang bermanfaat” (Bodnar & Hopwood, 1993)

“Sebuah sistem informasi bertujuan mengumpulkan, memproses, menyimpan, menganalisis, dan menyebarkan informasi untuk tujuan tertentu” (Turban, Mclean, & Wetherbe, 1999)

“Sistem Informasi adalah sebuah rangkaian prosedur formal tempat data diklasifikasi, diproses menjadi informasi, dan didistribusikan kepada pemakai”(Hall, 2001)

Komponen Sistem Informasi

Dengan pendekatan sistem maka sistem informasi dapat dipahami melalui komponen – komponen yang menyusunnya, antara lain:

  1. Hardware, piranti keras seperti komputer dan printer
  2. Software, sekumpulan intruksi yang memungkinkan hardware untuk dapat mengolah data.
  3. Prosedur, aturan yang digunakan untuk mewujudkan pemrosesan data dan menghasilkan output yang diharapkan.
  4. Personil, semua orang yang bertanggung jawab dalam pengembangan sistem informasi, pemrosesan, dan penggunaan output sistem informasi.
  5. Database, sekumpulan tabel, realasi antar tabel, dan lainnya berkaiutan dengan penyimpanan data.
  6. Jaringan komputer dan komunikasi data, sistem penghubung yang memungkinkan sumberdaya dipakai secara bersama oleh banyak user.

Pada prakteknya tidak semua sistem informasi mencakup semua komponen tersebut. Terkadang sistem informasi hanya melibatkan seorang user dan sebuah komputer tanpa ada jaringan komputer atau komunikaksi data. Sistem informasi yang melibatkan  banyak user dengan banyak komputer melalui sebuah jaringan disebut dengan workgroup information system, sistem informasi seperti ini membutuhkan fasilitas jaringan dan komunikasi data.

Personil Sistem Informasi

Sumberdaya manusia adalah salah satu komponen penting dalam sebuah sistem informasi, komponen ini dapat dibagi menjadi duaa kategori utama yaitu :

  1. End-user(pemakai akhir)
    1. Staf
    2. Manajer tingkat bawah
    3. Manajer tingkat menengah
    4. Manajer tingkat atas
    5. Pekerja berpengetahuan (knowledge worker), termasuk insinyur dan analisis.

End-user disebut juga dengan istilah klien adalah orang yang menggunakan sistem informasi atau memakai informasi yang dihasilkan. Dalam organisasi end-user ini meliputi:

  1. Spesialis teknologi informasi

Spesialis Teknologi Informasi (TI) adalah orang yang bertanggung jawab terhadap kelangsungan operasi dan pengembangan sistem informasi. Pada umumnya mereka berada dalam satu departemen khusus yang diberi nama Departemen Sistem Informasi. Struktur departemen ini bisa sederhana ataupun kompleks tergantung pada besar kecilnya perusahaan atau pada beban kerjanya. Yang termasuk spesialis teknologi informasi antara lain :

  1. CIO (Chief Information Officer), adalah manajer tertinggi dalam bidang sistem informasi, CIO menyumbangkan keahlian dalam pemecahan masalah yang berkaitan dengan sumber daya informasi dan area operasi perusahaan lainnya.
  2. System Analyst, berfungsi sebagai penghubung (interface) antara End-user dengan spesialis TI. Bertanggung jawab dalam menerjemahkan kebutuhan pemakai menjadi sebuah rancangan basis data dan aplikasi.
  3. Application Programmer, bertugas membuat aplikasi yang dipakai dalam sistem informasi, sesuai dengan spesifikasi dari analis sistem.
  4. Analyst/Programmer, adalah posisi yang menggabungkan antara fungsi analisdengan Application Programmer dengan alasan ruang lingkup kerja yang masih sempit.
  5. System Programmer, adalah programmer yang bertugas khusus menyediakan sistem operasi, biasanya banyak digunakan oleh perusahaan dengan sistem operasi berbasis UNIX.
  6. DBA (Database Administrator), bertanggung jawab terhadap struktur data dan basis data yang digunakan dalam organisasi, berperan dalam membuat standarisasi data yang akan direkam.
  7. Data Communication Specialist, orang yang bertanggung jawab pada masalah komunikasi data dan jaringan komputer.
  8. System Maintenance Technician, adalah orang yang bertanggung jawab pada kelangsungan operasi perangkat keras. Seperti memperbaiki kerusakan monitor, printer atau menggantinya.
  9. Webmaster, adalah orang yang bertanggung jawab terhadap isi halaman web.
  10. Auditor PDE, adalah orang yang menilai apakah sistem informasi telah sesuai dengan standar akuntansi sehingga keamanan data dalam sistem dapat terjamin.
  11. Operator, mempunyai tugas untuk mengoperasikan komputer dan peralatan pendukung. Seperti menghidupkan atau mematikan komputer, mengganti tinta printer, menyiapkan kertas, dan semacamnya. Untuk operator yang memasukkan data disebut Data Entry Operator.

Secara tradisional semua spesialis terhubung dan bekerja sama dengan user untuk mengembangkan sistem informasi.

Mustika Ranto Gulo

Satu pemikiran pada “Human Error and Ignorance Dalam Prespektif Usability Testing

  1. nyumbang ya, klo setahuku, Usability testing terjadi (dilakukan) jauh sekali sebelum produk sampai ke tangan seorg user. Tapi ada beberapa kasu sepertinya dalam pembangunan website atau blog, tidak membutuhkan suatu rancangan penggunaan yg lama…jadi learning by doing hehehe

    Suka

Apa Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s