KURVA S, Apa itu ?

Manajemen Perubahan (Change Management) dikenal sebuah kurva yang bernama Sigmoid Curve atau Kurva S karena bentuknya yang seperti S tidur, ada juga pendapat S adalah initial dari Sigmoid.

Sigmoid Curve by Mustika Ranto Gulo
Sigmoid Curve by Mustika Ranto Gulo

Saya coba menggambarkan “S-Curve” ini untuk menunjukkan bahwa setiap pertumbuhan (trend) ataupun peningkatan atau kemajuan itu hukumnya akan selalu di mulai dari bawah dan menuju puncak tertentu (titik kulminasi) yang disebut juga sebagai titik jenuh dan kemudian akan menurun atau melandai.

Kapan akan kita ambil sikap untuk mengantisipasi perubahan ? Setiap adanya trend peningkatan maka akan ada titi jenuhnya. Berarti suatu saat akan mengalami keadaan menurun.

Dari sisi produk, dapat saja teori ini kita sebut product lifecycle. Dari sisi manajemen perusahaan, S-Curve menjadi momok apabila suatu saat perusahaan menemui titik ini dia akan melandai dan akan terjun bebas.

Strategi terbaik untuk menghindarinya adalah melakukan change management dengan berupaya mengantisipasi itu terjadi. Jika ingin mempertahankannya, maka perlu sebuah perubahan. Perubahan ini terkait dengan sistem, kebijakan dan strategi baru, yang lama digantikan dengan yang lebih fresh, baru dan berkualitas serta memiliki spirit yang lebih baik. Mengubah menjadi relevan dan up to date. Dari sisi S-curve, maka kita harus melompat, dari jalur kurva S yang lama menuju kurva S yang baru. Ini dari sisi

5 pemikiran pada “KURVA S, Apa itu ?

  1. 3.Manajemen Krisis. Ayah pensiun, Ibu sakit, adik-adik mau sekolah, biaya kuliah sudah nunggak. Anda bisa mengambil keputusan strategis, berhenti kuliah, pindah kuliah, cuti dan seterusnya. Memang lebih sulit, dan pengelolaan diri harus dilakukan dengan maksimal dan radikal. Jangan khawatir, krisis sebenarnya justru memberikan peluang dan kesempatan bagi mereka yang berpikir jernih dan berani. Pada saat krisis, mayoritas orang cenderung bertindak dengan penuh keragu-raguan dan kacau. Namun orang yang jernih dan punya keberanian akan tampil mengambil kesempatan, memimpin diri sendiri, mengambil alih peran pemimpin bagi yang lainnya dan bersikap matang, serta dapat mengembalikan krisis kepada “keteraturan”.

    Suka

  2. 2.Turn around. Sudah hampir terlambat, persoalan-persoalan mulai pelik. Orangtua pensiun, uang saku dikurangi. Kuliah sudah semester Akhir dan perlu skripsi. Anda tetap punya waktu cukup dan ruang yang luas untuk berubah. Dan memutar arah. Jangan sampai terlambat menyadari. Segera cari solusi jangka menengah. Ada pihak ketiga yang bisa diandalkan, misalnya mencari beasiswa, iseng-iseng magang dan cari jaringan (networking) dan belajar bisnis dst. Selesaikan skripsi dan tugas akhir dengan cepat biar dapat ijazah. Dalam waktu yang agak singkat, dengan keyakinan yang tinggi, anda bisa putar arah. Ambil kursus, sertifikasi dan bekerja freelance, coba-coba belajar bisnis dari entrepreneur, dst.

    Suka

  3. 1.Transformasi : Jika diterapkan ke dalam pribadi individual, transformasi ini menyangkut bagaimana kita merubah sesuatu yang kelihatan mapan menjadi selalu siap siaga. Transformasi ini adalah perubahan pada saat kita mantap, anteng, merasa aman nyaman dan sukses. Kita berada di comfort zone. Pada saat ayahbunda memberikan fasilitas kendaraan, uang saku yang cukup dan bahkan melimpah. Pada saat ilmu yang didapat di sekolah dan kampus gampang karena biaya kuliah setiap semester tinggal meminta ke orangtua. Pada saat bisnis sudah terasa sukses, sudah tidak capek lagi dan seterusnya. Anda harus berubah. Tetap harus melakukan perubahan, karena hukum kurva S akan segera menghampiri apabila kita terlena. Apabila jalan yang didaki semakin mudah, sudah tidak menanjak lagi, artinya hati-hati, sebentar lagi Anda akan menemui jalan mendatar, dan kemudian akan menurun. Melompatlah ke kurva S yang lain sekarang juga!Anda coba antisipasi beberapa hal yang kira-kira terjadi dalam beberapa bulan, beberapa tahun dst. Berikan alternatif solusi dan rencakan apabila hal tersebut terjadi apa opsi yang akan diambil. Jika kuliah, belajar dengan baik, pikirkan ilmu yang akan didapat harus berguna dan harus digunakan. Bergaul dengan entrepreneur, orang yang bermotivasi tinggi (mencari jaringan). Banyak bertanya, ambil kesempatan-kesempatan untuk pembelajaran. Rugi, salah, kacau, itu tidak masalah karena Anda toh bisa belajar dari kesalahan dan pengalaman. Pikirkan beberapa tahun lagi mau jadi apa.

    Suka

  4. Sahabat ikut menangis kala kau sedih, ia juga tertawa lepas kala kau sdg bahagia. Ia slalu berdoa, agar kau baik2 saja, merindukanmu saat kau pergi lama, dan membawa damai saat kau konflik. Sahabat sejati selalu pemaaf. Aku mau jadi sahabatmu. Kirimkan kpd semua sahabat yg ada dlm database di hpmu. Salam hangatku.

    Suka

  5. S-Curve ini menggambarkan bahwa setiap kemajuan itu hukumnya akan selalu di mulai dari bawah dan menuju puncak tertentu dan kemudian akan menurun atau melandai. Artinya, setiap peningkatan berarti suatu saat akan mencapai titik tertentu dan akan menurun. Dari sisi produk, dapat saja teori ini kita sebut product lifecycle. Dari sisi manajemen perusahaan, S-Curve menjadi momok apabila suatu saat perusahaan menemui titik ini dia akan melandai dan akan terjun bebas.
    Strategi terbaik untuk menghindarinya adalah melakukan change management dengan berupaya mengantisipasi itu terjadi. Jika ingin mempertahankannya, maka perlu sebuah perubahan. Perubahan ini terkait dengan sistem, kebijakan dan strategi baru, yang lama digantikan dengan yang lebih fresh, baru dan berkualitas serta memiliki spirit yang lebih baik. Mengubah menjadi relevan dan up to date. Dari sisi S-curve, maka kita harus melompat, dari jalur kurva S yang lama menuju kurva S yang baru. Ini dari sisi

    Suka

Apa Komentar Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s