PUBLIC SPEAKING – MUSTIKA RANTO GULO, ST., M.IKom.


Selamat pagi sahabat mahasiswa/i yang baik, selamat belajar semoga sukses. Hari ini saya kirimkan Note Visual saya kepada Ketua Kelas Nona : Veronica Joice Sparkim agar mengetiknya di Blog kita. Continue reading “PUBLIC SPEAKING – MUSTIKA RANTO GULO, ST., M.IKom.”

Tahapan dan Standard Operational Procedure Produksi Acara Non Berita Televisi


Jelaskan dan uraikan bagaimana proses pembuatan – produksi acara televisi pada kategori hiburan yang mengandung isi berita. Sebagaimana anda ketahui bahwa acara televisi dibedakan antara Features, Dokumenter dan Berita (News).

Sejalan dengan bertambahnya kreatifitas dari penggas ide acara maka dapat ditemukan acara-acara yang seharusnya acara bersifat berat diolah menjadi acara ringan dan menghibur.

Dalam Proses pembuatan sebuah film atau siaran acara televisi, terdapat beberapa tahapan yang harus diperhatikan, yang mana tahapan-tahapan ini sangat penting dan berpengaruh terhadap hasil sebuah siaran yang akan ditayangkan.

Jelaskan dengan lengkap !

NASKAH CERITA NON BERITA TELEVISI


MRG’S Says : Saya menghendaki anda mampu menulis naskah sebuah cerita, tetapi keluhan 90% mahasiswa balik bertanya, apa idenya pak?. Sekarang saya ingin melatih anda dengan semua game yang pernah kita lakukan di laboratorium Televisi di Kampus.

Semua permainan itu anda tulis ceritanya sejak awal dan apa tujuan yang ingin anda sampaikan. Buatlah prosedurnya sampai bisa dilakukan aksi cerita itu di panggung.

Tentu anda masih bisa memperbaikinya kelak jika ada kesempatan mengulangnya nanti. Sekarang buatlah naskah dan script ceritanya sampai pada rundown.

Ceritakan bagaimana alur cerita pada contoh permainan (game) dan gimmick pada sebuah acara televisi yang dipraktekan di studio, apa tujuan dan maksud yang ingin anda capai pada acara hiburan ringan produksi non berita tersebut.  

 

Mustika Ranto Gulo

Mustika Ranto Gulo Says : 10 words related to the purpose of Public Speaking


Menurut Mustika Ranto Gulo, terdapat sepuluh (10) kata yang berhubungan dengan “Public Speaking” yang dilakukan secara lisan kepada orang banyak dengan tujuan

  1. Educating, training and  introducing novelties
  2. Influence, bring change (Affect)
  3. Encourage and motivate
  4. Change opinions, brainwash
  5. Provide explanations and rectifying problems
  6. Provide information to the crowd
  7. Clarification of various things
  8. Reject a previous statement
  9. Updating previous information
  10. Comforting the bereaved and to give new hope

Seorang motivator tentu menggnakan alasan pada tujuan di atas secara nyata-nyata ataupun tersembunyi. Biasanya tujuan berbicara mereka tersembunyi namun pada umumnya sudah tersimpulkan dalam 10 tujuan di atas. Jelaskan !

Dikutip dari buku ; #Ten Of Magic Public Speaking, by Mustika Ranto Gulo, ST., M.IKom, Penerbit oleh Showcase Indonesia PT

10 Penyebab Nervous Oleh Mustika Ranto Gulo


SOAL UAS

Jelaskan minimal 5 alasan mengapa pembicara sering mengalami grogi ‘nervous’ (demam panggung) dan bagaimana cara mengatasi di atas panggung sehingga bisa normal kembali situasi dan keadaan pembicara.

BAHAN BACAAN

Terdapat 10 rangking tertinggi penyebab grogi atau Nervous atau demam panggung menurut hasil survey yang dilakukan bapak Mustika Ranto Gulo, ST., M.Ikom pada tahun 2013 (200 responden) yaitu :

  1. Penguasaan Materi  ranking 1 dengan responden 200 orang (alasannya adalah tidak menguasai materi sehingga bingung harus memilih tema atau harus bicara tentang apa, bagaimana dan mulai darimana)
  2. Belum Terbiasa Bicara rangking 2 dengan esponden 189 orang (alasannya adalah belum terbiasa berbicara di atas panggung dihadapan banyak orang)
  3. Kelas Sosial Lebih Rendah rangking 3 dengan responden 189 orang sama dengan no 3 di atas (alasannya adalah pembicara merasa lebih rendah/lebih miskin; hal ini menyangkut strata sosial yang berbeda, dan juga karena pakaian yang tidak sesuai dengan tema acara, terlalu murah atau terlalu mahal dan sebagainya)
  4. Usia Masih Muda rangking 4 dengan responden 178 orang (alasannya adalah belum pantas bicara di depan orang yang lebih tua, belum layak bicara, hal itu menyangkut kepercayaan diri atau identitas diri yang belum kuat)
  5. Keadaan/Kondisi Penontotn atau Audiens rangking 5 dengan responden 150 orang (dengan alasan bahwa keadaan penonton sangat tidak terkendali; atau ditengah2 penonton ada orang yang mengenal latar belakang anda).
  6. Kehilangan tema pidato, tiba-tiba lupa rangking 6 dengan responden 127 orang (alasannya bahwa saat naik panggung tiba-tiba tema pidato yang sdh dihafal itu lupa seketika, karena 3 faktor yaitu keadaan panggung yang mewah, keadaan penonton yang aktif dan persiapan diri yang tidak matang).
  7. Kesehatan Diri Kurang rangking 7 dengan responden 125 orang (Alsannya adalah kurang fit, belum sarapan atau makan siang, sedang lapar atau sedang haus, akibat minum obat jantung berdebar-debar, terlalu banyak minum kafein dan lain sebagainya)
  8. Sarana Dan prasarana Penunjang tidak memadai rangking 8 dengan responden 125 (alasannya adalah kemungkinan sound sistem yang rusak, panggung yang tidak memadai, nyaman dan juga alat presentasi anda tidak berfungsi dengan baik)
  9. Kondisi Audiens Tidak Sesuai dengan Tema Pidato rangking 9 dengan reponden 109 orang (alasannya bahwa pidato terlalu tiba-tiba sehingga persiapan kurang; selain itu adalah tidak menguasai informasi siapa pendengar penonton atau audiens sehingga topiknya sangat tidak berhubungan)
  10. Melakukan Kesalahan Kecil diawal Pidato rangking 10 dengan responden 103 orang (alasannya adalah tanpa disengaja terjadi kesalahan kecil di awal presentasi atau pidato misalnya salah mengucapkan greetings sehingga kehilangan kepercayaan diri atas kesalahan itu).

 

## dikutip dari buku:  Ten of Magic Public Speaking, 2016 oleh Gulo, Mustika Ranto, ST., M.IKom Penerbit Showcase Indonesia PT

 

Memilih Judul Pidato dan buat penjelasan atau uraiannya minimal minimal 500 kata


Tuliskan Judul Pidato sdr pada saat praktek minimal 500 kata dan jelaskan dimana letak pathos dan logos serta ethos dalam pidato tersebut. Berikan tekanan sesuai dengan 10 Magic Public Speaking disetiap proses pidato anda. Apa saja kelemahan saudara dibandingkan dengan teori retorika.

10 Tema Pidato Mustika Ranto Gulo, yang terbaik :

  1. Penjara terkuat adalah Pikiran manusia itu sendiri
  2. Cinta Akan Uang Adalah Sumber Kejahatan
  3. Pergaulan Yang Buruk, merusak Kebiasaan Yang Baik
  4. Kata adalah Wajah Asli Manusia
  5. Sebelum Bermain Api, Sebelumnya Belajarlah Memadamkannya
  6. Jatuh Cinta sama dengan Jatuh Dalam Neraka
  7. Google Akan Menjadi Tuhan yang Maha Menjawab
  8. Integritas Sangat Dekat Dengan Kemiskinan Harta
  9. Hikmat Menjadikan Kaya
  10. Musuh Terberat adalah Keinginan

Apa tema pidato anda?

 

APA ITU FEATURE TELEVISI


Mustika Ranto Gulo, ST., M.IKom

DSC00074
Mustika Ranto Gulo, ST., M.IKom

Jelaskan pendapat anda tentang perdebatan bahwa features pada acara-acara televisi disebutkan sebagai acara ringan yang menghibur. Namun pendapat lain mengatakan bahwa program yang termasuk hard news antara lain (1) straight News, (2) features dan (3) infotaiment. Berarti masuk kategori acara hard news (acara yang bernilai keras – serius dan menyita pikiran untuk menerima informasi tersebut.

Sedangkan soft news berita dengan corak menghibur adalah biasanya berupa berita ringan atau bisa berupa berita yang mengandung konflik yang menegangkan namun dikemas dengan pemilihan materi visual dan penyusunan gambar yang tidak menonjolkan sisi-sisi keras yang menegangkan dengan narasi yang agak umum. Program televisi dengan bentuk sajian soft news antara lain (1) current affair, (2) magazines, (3) talk show dan (4) documentary. (Fred Wibowo, 1998: 136), jelaskan!

BACA JUGA (LeSPI, 1999-2000) bahwa Feature adalah tulisan hasil reportase (peliputan) mengenai suatu objek atau peristiwa yang bersifat memberikan informasi, mendidik, menghibur, meyakinkan, serta menggugah simpati atau empati pembaca atau audiens. Feature bersifat Non fiksi, mengandung nilai seni yang tinggi karena dihasilkan oleh sebuah penulisan yang mengandung nilai subjetif penulis. Tujuannya adalah hiburan.

Feature memiliki ciri khas yaitu melukiskan kembali peristiwa masa lalu secara lengkap misalnya mengungkap peritiwa “PEMBUNUHAN DAN PEMERKOSAAN” dimana pengulasan berita itu dimulai sejak peritiwa pembunuhan, pengungkapan motif, proses hukum – menjatuhkan vonis kemudian sikap dari pelaku (perhatikan unsur edukasi karena ada sesi penyesalan dan meminta maaf kepada keluarga korban) dan sebagai closing adalah pendapat psikolog (sebagai unsur LEAD pada cerita ini, daya tarik yang kuat dan membuat orang penasaran kemudian dipuaskan).

Selain mengandung nilai humanism juga mengandung nilai akademik yang sangat berguna pada masa depan generasi berikutnya, sehingga jika diputar ulang berkali-kali pun masih update.

Bukan fiksi, isi dari features bukan cerita fiksi sehingga penulis dapat mempertanggungjawabkan juga isinya. Namun, isinya dapat disisipkan hal-hal yang menarik dari sisi produksi, mungkin karena adanya kreatifitas penulisan naskah sehingga  tidak bisa dipungkiri adanya masukan ‘gimmick’ untuk meredam ketegangan.

Pesan yang terkandung di dalam FEATURE adalah mengingatkan kembali sehingga harus dikemas semenarik mungkin agar tidak menimbulkan kebosanan. Namun, hati-hati sekali isinya bukanlah kategory dokumenter murni, misalnya profil seseorang tokoh sejak lahir sampai berkarya dan lalu menghilang. Feature juga berbeda dengan dokumenter.

Daya tarik dalam Feature adalah mengandung tujuan membuktikan sesuatu peristiwa yang dulu misteri di tengah-tengah masyarakat dan sekarang diungkap dengan gaya yang khas dan ringan. Sehingga daya tariknya adalah menyimpulkan sementara peristiwa yang menjadi perdebatan di media di masa yang lalu.

Kembali saya pertanyakan “mengapa Feature di Kategorikan sebagai hiburan ringan? Sementara beberapa buku-buku menuliskannya sebagai bagian dari Hard News?

LIHAT KARYA ANDA DI SINI


Bandingkan hasil Karya anda disini :

Tugas 25 Hari Sejak tanggal 3 Mei 2016

Penilaian : Creativitas + Kecepatan Menyelesaikan tugas sesuai Jadwal tgl 25 Mei 2016 + ada Credit Title pada Video anda + Mata Kuliah + Nama Dosen, Maka oleh karena itu jika hasil karya anda tidak memenuhi syarat di atas, maka tidak mendapat nilai sama sekali pada tugas ini.

  1. Reza Upload 24 Mei 2016
  2. Sonia Jasmin Upload 24 Mei 2016
  3. ALFADO Upload tgl 26 Mei 2016
  4. Poetri   di upload 26 Mei 2016
  5. Hafidz Rizaldi 44113210004
  6. GEMY Yulianti 
  7. Riska Upload tgl 25 Mei 2016
  8. Alfath Upload 24 Mei 2016
  9. Adly Upload tgl 26 Mei 2016
  10. Asty Upload Tanggal 25 Mei 2016
  11. Josua Upload tgl 25 Mei 2016 atas nama Nony
  12. Bella Adyani  Upload tgl 25 Mei 2016
  13. Lusianya Upload Tgl 25 Mei 2016
  14. Surya Upload Tgl 25 Mei 2016
  15. MAYANG Upload Tgl 25 Mei 2016
  16. SIVA  di Blokir

Analysis of Social Culture rape phenomenon new style


FENOMENA MODEL BARU
Dulu berita perkosaan satu lawan satu, ini berubah 1 lawan 14 bahkan ada yang 1 lawan 50 …aneh kan? 1 Korban yg diperkosa oleh 14 orang pelaku. Di tempat lain terbalik 1 pelaku tetapi 50 orang korban.
Kalau ditanya mengapa begitu? Ada yg jawab karena tempat pelampiasan birahi yaitu lokalisasi ditutup…. sehingga sasaran birahi adalah siapa saja yg ada di jalanan….ach masa iya sih? Ada yg sarankan bahkan Jokowi setuju u di undangkan, di kebiri aje …hahahahaha. Bayangkan di Indonesia (asumsi u periode 10 tahun ke depan) akan ada puluhan juta pria di kebiri karena memperkosa, nama bangsa berubah menjadi bangsa kebirian.

HUKUM BY ORDER
Mari kembali ke awal, saja. Bukankah kejahatan seksual ini dari zaman ke zaman dan dari masa ke masa sejak dunia ada? Negara2 yg berlandaskan religius berkali2 mengeluarkan UU agar pemerkosa di hukum mati, di hukum gantung bahkan di bakar atau dilempar batu (dirajam). Namun, semua gagal. Gagal apanya? Tujuannya dulu adalah agar ada efek jera ….namun apa nyatanya? Dari masa ke masa pemerkosa tetap ada disetiap sudut jalan. Bahkan pemerkosa yang belum terungkap dan sulit untuk diungkapkan adalah pemerkosaan digedung2 (rumah) mewah, yaitu dikalangan atas, kaum jetset. Mereka pintar membungkus kejahatannya dengan cara yang lebih intelek …tidak seperti kejadian YY yg miris dihati, diperkosa 14 orang yg masih muda lalu dibunuh.

Sdr, Moral bangsa berasal dari moral personality yang lahir dari dalam rumah. Rumah atau keluarga adalah tempat produksi moral yang tangguh. Jika dalam rumah tidak memproduksi moral yg baik, bangsa ini akan runtuh moralnya. Saya tidak berharap lagi terhadap slogan revolusi mental yang hanya membingungkan banyak kalangan. Premis2 yang akan direvolusi tidak jelas.

Begini saja, kembali ke dalam keluarga saja, mulai dari sekarang kita membangun kualitas ROHANI anak-anak di dalam rumah, niscaya mereka tidak akan berbuat jahat di jalanan.

Pendidikan moral yang sesungguhnya berasal dari dalam rumah. Jika ayah dan ibu peduli pendidikan rohani anak (Berlaku Semua Agama) tentu anak yang soleh “TAKUT AKAN TUHAN” tidak mudah merendahkan imannya untuk memperkosa orang atau melakukan kejahatan lainnya seperti korupsi.

Saya rindu semua keluarga sejak dini memiliki waktu untuk bersama-sama dgn anak2 agar beribadah bersama; menyediakan waktu untuk melakukan MEZBAH KELUARGA. Membahas dan mengajarkan etika yang didasarkan atas ajaran kitab suci.

Harapan saya, mari membawa generasi ke masa depan dengan peradaban yang lebih baik dari sekarang (bukan lebih buruk)…semua itu dimulai dari dalam rumah tangga yang baik;

Semua program aneh2 yg dibuat oleh lembaga2 bersileweran di media-media …ach sudahlah…akhirnya bertujuan untuk mencairkan dana saja, tidaklah efektif, terlalu tinggi unsur bisnisnya.
Ingat, Pribadi yang tangguh berasal dari dalam rumah kita …Mereka penerus bangsa …pembawa peradaban baru yg lebih baik.
Ayo mulai dari sekarang sebelum terlambat!
MRG New inspiration.

UTS PRODUKSI NON BERITA TELEVISI


Ujian Tengah Semester (UTS)

  1. Tuliskan dan uraikan sinopsys pada naskah cerita tugas kelompok anda dan jelaskan apa target yang anda ingin capai. Pesan apa yang anda ingin sampaikan pada ide cerita itu? 35%
  2. Apa yang dimaksud dengan target pasar? Siapakah target penonton acara (produksi) yang anda buat dari analisa varible demografi, geografi dan psikologis (35%)
  3. Tampilkan hasil karya anda apakah memenuhi syarat penulisan script dan syarat2 teknik videografi sehingga layak disbut sebagai sebuah karya? (30%)

Selamat Ujian